Portal Berita dan Informasi Seputar BUMN Indonesia dan Informasi Menarik Lainnya

Selasa, 21 Januari 2020

Cara Merawat Veneer Gigi agar Tahan Lama

BUMN Indonesia - Untuk mendapatkan kondisi gigi putih bersih, saat ini terdapat cara praktis, yakni dengan veneer. Veneer gigi kini menjadi salah satu alternatif yang cukup populer untuk mendapatkan senyum putih dan indah. Prosesnya cenderung cepat, hasilnya pun memuaskan karena bisa membuat gigi lebih rapih dan putih secara signifikan. Sekali pemasangan, veneer gigi bisa bertahan lima hingga sepuluh tahun, bahkan permanen jika tepat perawatannya. Ini cara yang dianjurkan untuk merawat veneer gigi agar awet lebih lama.

merawat veneer gigi

Kontrol

Jika sudah memasang veneer pada gigi, kontrol ke spesialis gigi sebaiknya dilakukan minimal 3 kali dalam setahun. Dan pada 3 bulan pertama setelah pemasangan, kontrol gigi sebaiknya dilakukan lebih intensif.

Jaga makan dan minum

Setelah memasang veneer sebaiknya hindari memakan makanan yang terlalu keras, atau minuman panas minimal tiga sampai enam bulan. Setelahnya, diperbolehkan memakan makanan apapun asalkan tetap berhati-hati saat mengunyah atau menggigit.

Hindari makanan dan minuman berwarna pekat

Layaknya gigi asli, veneer juga bisa menguning. Untuk mencegah hal itu terjadi, Anda harus menjaga makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Ada beberapa makanan dan minuman yang bisa mengubah warna gigi, antara lain soto, kopi, teh dan alkohol. Sebagian dari Anda mungkin sudah tahu bahwa kopi, teh dan alkohol itu tidak baik untuk warna alami gigi. Namun, bagaimana dengan soto? Soto biasanya mengandung kunyit sebagai pewarna alaminya. Warna kuning dari kunyit itu tidak akan hilang meski Anda menggosok gigi dan akan menempel pada veneer gigi. Akan tetapi, diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman tersebut sesekali saja karena tidak akan langsung membuat veneer gigi menguning.

Sikat gigi

Veneer yang terbuat dari porselen cenderung anti noda karena teksturnya yang sangat licin dan tipis tidak akan meninggalkan warna kecoklatan atau kekuningan dari makanan yang dikonsumsi. Namun itu hanya berlaku di bagian depan, alias yang tertutup vener. Sementara bagian belakang atau dalamnya tetap akan bernoda. Maka Anda tetap diharuskan rajin sikat gigi minimal dua kali sehari dan fokuskan pembersihan pada bagian dalam gigi.

Scalling dan Coating

Lakukan scalling gigi setidaknya enam bulan atau setahun sekali untuk mencegah terjadinya timbulan plak pada sela-sela dan bagian belakang gigi yang tidak dipasang veneer. Sementara itu agar veneer lebih tahan lama warna putihnya, Anda disarankan melapisi gigi dengan dent-coat yang bisa dilakukan di klinik gigi. Tujuannya agar terproteksi dari kotoran.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts