Portal Berita dan Informasi Seputar BUMN Indonesia dan Informasi Menarik Lainnya

Selasa, 17 September 2019

Apa Saja Sih Vaksin Tambahan Untuk Si Kecil?

BUMN Indonesia - Masih mengacu pada ketentuan Permenkes No. 12 Tahun 2017, bayi sangat ditekankan untuk mendapatkan beberapa imunisasi tambahan diluar lima vaksin wajib yaitu vaksin campak, pentavalen, BCG, polio, hepatitis B. Jenis vaksin pilihan juga bisa diberikan pada anak-anak hingga orang dewasa sesuai dengan kebutuhan dan kondisi.


1. Vaksin MMR

Vaksin MMR bertujuan untuk mencegah penyakit campak (Measles), gondongan (Mumps), dan Rubella (campak Jerman) dan dapat diberikan pada saat anak berusia 12-18 bulan. Vaksin MMR ini tetap perlu diberikan meski sudah pernah mendapatkan vaksin campak dan apabila sudah pernah memiliki riwayat terjangkit salah satu penyakit diatas. Vaksin ini juga direkomendasikan untuk anak yang memiliki penyakit kronis seperti kistik fibrosis, kelainan ginjal dan jantung bawaan, serta down sindrom.

2. Vaksin rotavirus

Vaksin rotavirus berfungsi untuk mencegah infeksi rotavirus yang bisa mengakibatkan diare kronis. Terdapat 2 jenis vaksin rotavirus, yakni vaksin monovalent dan pentavalent. Keduanya diberikan dengan cara oral dan dengan jadwal pemberian yang berbeda. Untuk vaksin monovalent diberikan 2 kali saat usia 6-12 minggu dengan jarak waktu pemberian selama 8 minggu. Sedangkan vaksin pentavalent diberikan 3 kali, mulai saat anak berusia 2 bulan dengan jarak 4-10 minggu dan pemberian terakhir saat usia 8 bulan. 

3. Vaksin tifoid

Vaksin ini bertujuan mencegah infeksi bakteri Salmonella typhii yang merupakan penyebab penyakit tifus dan dapat diberikan saat anak berusia 24 bulan. Vaksin ini dapat melindungi anak dari tifus sekitar 50-80% saja. Itulah kenapa vaksin tifoid perlu dilakukan berulang setiap 3 tahun sekali. 

4. Varicella

Varivax atau vaksin varicella merupakan imunisasi rutin untuk mencegah cacar air dan biasa diberikan sebanyak 2 kali pada usia 12-15 bulan dan 4-6 tahun. Vaksin ini juga dapat diberikan pada orang dewasa yang belum pernah kena cacar air sebelumnya. 

5. Vaksin pneumokokus (PCV)

Vaksin PCV merupakan imunisasi untuk melindungi anak dari infeksi bakteri pneumokokus yang diberikan pada anak saat usia 7-12 bulan sebanyak 2 kali dengan jarak 2 bulan dan usia di atas 2 tahun sebanyak 1 kali.  Infeksi dari bakteri tersebut menyebabkan penyakit pneumonia, infeksi telinga, dan meningitis. 

Selain kelima vaksin di atas, masih ada beberapa vaksin yang dapat diberikan pada anak seperti vaksin influenza, hepatitis A, dan HPV. Bawalah anak Anda ke dokter untuk melakukan keseluruhan vaksin agar terhindar dari berbagai penyakit. Pilihlah dokter anak terpercaya dengan kunjungi website HonestDocs. Disini Anda dapat melihat review dokter dan penawaran harga untuk melakukan vaksin pada anak.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts