Portal Berita dan Informasi Seputar BUMN Indonesia dan Informasi Menarik Lainnya

Senin, 16 Oktober 2017

Mengenal Fondasi Bangunan Rumah

Fondasi yang tepat dan sesuai dengan keadaan tanah dan sekitarnya akan membuat rumah berdiri kokoh hingga berpuluh-puluh tahun lamanya. Fondasi merupakan bagian dari bangunan yang berfungsi untuk mendukung seluruh berat dari bangunan dan meneruskan ke tanah di bawahnya. Tanpa adanya fondasi yang berstruktur sebuah bangunan tidak dapat berdiri begitu saja di atas permukaan tanah. Nah, sebelum Anda ingin membangun rumah, ada baiknya Anda mengenali berbagai macam fondasi yang kerap digunakan pada bangunan rumah, diantaranya:

1. Fondasi dangkal  

Fondasi ini biasanya dibuat dekat dengan permukaan tanah, umumnya kedalaman fondasi didirikan kurang 1/3 dari lebar fondasi sampai dengan kedalaman kurang darri 3 meter. Kedalaman fondasi dangkal ini bukan aturan yang baku, tetapi merupakan sebagai pedoman. Pada dasarnya kondisi permukaan lainnya akan mempengaruhi kapasitas daya dukung fondasi. Fondasi ini juga bisa dipakai untuk bangunan umum lainnya yang berada di atas tanah yang keras. Berikut ini beberapa fondasi dangkal yang termasuk didalamnya, yaitu: 

  • Fondasi Tapak
Fondasi tapak atau sering disebut sebagai fondasi cakar ayam biasa digunakan untuk rumah bertingkat. Fondasi ini dibuat dalam bentuk melingkar atau persegi. Jenis fondasi ini biasanya terdiri dari lapisan beton bertulang dengan ketebalan yang seragam, tetapi fondasi tapak ini dapat juga dibuat dalam bentuk bertingkat jika fondasi ini dibutuhkan untuk menyebarkan beban dari kolom berat. Fondasi ini juga bisa diterapkan dalam fondasi dalam. 

  • Fondasi jalur atau memanjang
Fondasi jalur biasanya digunakan untuk rumah yang terdiri dari satu lantai. Bahan yang tepat digunkan untuk jenis fondasi ini adalah pasangan batu kali. Batu-batu kali ini diikat menjadi satu kesatuan yang erat dan kuat dengan adukan perekat dari campuran kapur, semen merah, pasir atau semen. Fondasi jalur ini biasanya digunakan untuk fondasi dinding maupun kolom praktis. Bahan untuk fondasi ini dapat menggunakan pasangan patu pecah, batu kali, cor beton tanpa tulangan dan dapat juga menggunakan pasangan batu bata dengan catatan tidak mendukung beban struktural. 

  • Fondasi tikar
Fondasi tikar ini digunakan ketika beton kolom atau beban struktural lainnya berdekatan dan fondasi pada saling berinteraksi. Fondasi tikar ini biasanya terdiri dari pelat beton bertulang yang membentang pada luasan yang ditentukan. Fondasi ini memiliki keunggulan yaitu mengurangi penurunan setempat dimana plat beton akan mengimbangi gerakan diferensial antara posisi beban. Fondasi tikar ini sering digunakan pada tanah lunak atau longgar dengan kapasitas daya tahan rendah karena fondasi ini dapat menyebarkan di area yang lebih besar.

2. Fondasi dalam

Fondasi yang didirikan permukaan tanah dengan kedalam tertentu dimana daya dukung dasar fondasi dipengaruhi oleh beban struktural dan kondisi permukaan tanah, fondasi dalam biasanya dipasang dalam kedalaman lebih dari 3 meter di bawah elevasi permukaan tanah. Fondasi dalam dapat diguakan untuk mentransfer beban ke lapisan yang lebih dalam untuk mencapai kedalam yang tertentu sampai didapat jenis tanah yang mendukung daya beban struktur bangunan sehingga jenis tanah yang tidak cocok di dekat permukaan tanah dapa dihindari. Fondasi ini digunakan pada bangunan dengan bentangan yang cukup lebar dan bangunan bertingkat. Fondasi dalam juga memiliki berbagai jenis fondasi yaitu:

  • Fondasi tiang pancang
Tiang pancang menggunakan beton jaid yang langsung ditancapkan ke tanah dengan menggunakan mesin pemancang. Fondasi tiang pancang dipergunakan untuk tanah lembek, berawa dengan kondisi daya dukung tanah kecil, kondisi air tanah tinggai dan tanah keras dalam kondisi sangat dalam. Bahan yang dapat digunakan untuk fondasi tiang pancang yaitu bambu, kayu besi, baja dan beton bertulang. 

  • Fondasi dinding diafragma
Fondasi ini biasa disebut dengan fondasi Piers, merupakan fondasi untuk meneruskan beban berat struktural yang dibuat dengan cara melakukan penggalian dalam. Keuntungan menggunakan fondasi ini yaitu jenis ini lebih murah dibandingkan dengan membangun fondasi dengan jenis fondasi menerus, hanya saja jika lempengan fondasi mengalami kekurangan ukuran makan kekuatan jenis fondasi ini menjadi tidak normal. 

  • Fondasi caissons
Fondasi ini dikenal dengan sebutan bor pile. Fondasi ini adalah fondasi bentuk dalam yang dibangun di dalam permukaan tanah. Fungsional fondasi ini hampir sama dengan fondasi pile yang ditujukan untuk menahan beban struktur melawan gaya angkat dan juga membantu struktur dalam melawan kekuatan gaya leteral dan gaya guling.

Itulah beberapa ragam jenis fondasi yang dapat Anda gunakan untuk bangunan rumah Anda. Bangun rumah itu tidak semudah yang kita bayangkan. Perlu penanganan sang ahli untuk membangun rumah Anda dan memilih bahan material terbaik untuk fondasi rumah Anda agar tetap kokoh dan tahan lama.

Minggu, 01 Oktober 2017

Stimulasi Terbaik Untuk Mendukung Perkembangan Otak

Tidak pernah ada yang namanya anak bodoh atau orang bodoh, yang ada adalah orang yang belum bisa karena belum belajar. Pola hidup dan pola makan menjadi  dua hal utama yang bisa diperbaiki agar orang yang belum bisa menjadi bisa dan selanjutnya menjadi ahli. Seperti pemberian Nutrisi Otak yang cukup sebagai langkah awalnya. 

Tetapi memang terkadang orang masih berasumsi bahwa orang yang ‘belum bisa’ tersebut dipengaruhi oleh faktor keturunan. Padahal tidak, bisa saja kekurangan nutrisi otak atau karena pengaruh lingkungan sekitar. Karena orang yang belum bisa belum tentu akan gagal melakuakan semua hal. Mereka memiliki kemampuan di bidang masing-masing. 

Dengan selalu belajar, maka orang akan bisa. Itulah yang harus diterapkan dalam ingatan kita. Seperti saat kanak-kanak usaha ibu tidak kurang-kurang untuk memberikan gizi terbaik untuk anak agar perkembangan otak anaknya maksimal. Ibu memberikan stimulasi terbaik untuk anaknya. Berikut adalah beberapa jenis stimulasi yang bisa merangsang perkembangan otak :

     1.    Istirahat cukup

Otak selalu kita gunakan berpikir setiap hari, bahkan ketika sedang dalam kegiatan bersantai sekalipun. Otak diajak untuk berpikir setiap saat menyikap hal-hal yang ada di depan mata, terutama saat ada masalah maka otak akan semakin keras dalam berpikir. Ini akan menyebabkan otak kelelahan dan hasilnya adalah buah pemikiran kita menjadi tidak maksimal. 

Untuk itulah, istirahatkan otak dari berpikir dengan mengambil waktu istirahat yang cukup. Saat anak-anak pun, ibu selalu mengingatkan anak untuk tidur siang dan tidur malam tepat waktu sebagai contoh kecil mengutamakan istirahat, namun kebiasaan ini akan terbawa sampai dewasa kelak. 

     2.    Memenuhi nutrisi otak

Pemberian nutrisi untuk otak ini tidak ada batasan usia. Sampai kapanpun kita harus tetap menyediakan nutrisi yang cukup untuk otak agar otak bisa bekerja dengan maksimal. Nutrisi otak ini bisa kita peroleh dari mengonsumsi makanan-makanan yang sehat, seperti susu, oat, kacang-kacangan, sayuran, daging, dan lain-lain. 

     3.    Refreshing 

Kegiatan refreshing ini berguna untuk menyegarkan otak kembali, sehingga nantinya akan memberikan kesegaran tersendiri bagi tubuh saat menjumpai rutinitas di hari sibuk. Bentuk dari refreshing ini sangatlah banyak, bisa dengan hanya meluangkan satu hari penuh untuk hang out, mendengarkan musik, atau pergi rekreasi ke alam terbuka. 

Rekreasi ke alam terbuka ini setidaknya menjadi hal yang sangat disarankan karena kita bisa mengeksplor keindahan alam yang sangat indah dan masih alami. Stimulasi kesegaran alam ini akan sampai ke syaraf otak dan memberikan efek yang santai. 

Pemberian stimulasi otak ini adalah pendamping utama yang harus kita lakukan untuk memberikan keseimbangan otak yang bagus. Keseimbangan yang bagus akan memberikan perkembangan otak yang luar biasa, sehingga membuat orang menjadi lebih cerdas dan mampu menyelesaikan masalah dengan ide-ide yang segar. Stimulasi bisa diawal dari kecil dengan memenuhi nutrisi otak dengan lengkap.

Popular Posts