Portal Berita dan Informasi Seputar BUMN Indonesia dan Informasi Menarik Lainnya

Minggu, 15 Oktober 2017

Mengenal Fondasi Bangunan Rumah

Fondasi yang tepat dan sesuai dengan keadaan tanah dan sekitarnya akan membuat rumah berdiri kokoh hingga berpuluh-puluh tahun lamanya. Fondasi merupakan bagian dari bangunan yang berfungsi untuk mendukung seluruh berat dari bangunan dan meneruskan ke tanah di bawahnya. Tanpa adanya fondasi yang berstruktur sebuah bangunan tidak dapat berdiri begitu saja di atas permukaan tanah. Nah, sebelum Anda ingin membangun rumah, ada baiknya Anda mengenali berbagai macam fondasi yang kerap digunakan pada bangunan rumah, diantaranya:

1. Fondasi dangkal  

Fondasi ini biasanya dibuat dekat dengan permukaan tanah, umumnya kedalaman fondasi didirikan kurang 1/3 dari lebar fondasi sampai dengan kedalaman kurang darri 3 meter. Kedalaman fondasi dangkal ini bukan aturan yang baku, tetapi merupakan sebagai pedoman. Pada dasarnya kondisi permukaan lainnya akan mempengaruhi kapasitas daya dukung fondasi. Fondasi ini juga bisa dipakai untuk bangunan umum lainnya yang berada di atas tanah yang keras. Berikut ini beberapa fondasi dangkal yang termasuk didalamnya, yaitu: 

  • Fondasi Tapak
Fondasi tapak atau sering disebut sebagai fondasi cakar ayam biasa digunakan untuk rumah bertingkat. Fondasi ini dibuat dalam bentuk melingkar atau persegi. Jenis fondasi ini biasanya terdiri dari lapisan beton bertulang dengan ketebalan yang seragam, tetapi fondasi tapak ini dapat juga dibuat dalam bentuk bertingkat jika fondasi ini dibutuhkan untuk menyebarkan beban dari kolom berat. Fondasi ini juga bisa diterapkan dalam fondasi dalam. 

  • Fondasi jalur atau memanjang
Fondasi jalur biasanya digunakan untuk rumah yang terdiri dari satu lantai. Bahan yang tepat digunkan untuk jenis fondasi ini adalah pasangan batu kali. Batu-batu kali ini diikat menjadi satu kesatuan yang erat dan kuat dengan adukan perekat dari campuran kapur, semen merah, pasir atau semen. Fondasi jalur ini biasanya digunakan untuk fondasi dinding maupun kolom praktis. Bahan untuk fondasi ini dapat menggunakan pasangan patu pecah, batu kali, cor beton tanpa tulangan dan dapat juga menggunakan pasangan batu bata dengan catatan tidak mendukung beban struktural. 

  • Fondasi tikar
Fondasi tikar ini digunakan ketika beton kolom atau beban struktural lainnya berdekatan dan fondasi pada saling berinteraksi. Fondasi tikar ini biasanya terdiri dari pelat beton bertulang yang membentang pada luasan yang ditentukan. Fondasi ini memiliki keunggulan yaitu mengurangi penurunan setempat dimana plat beton akan mengimbangi gerakan diferensial antara posisi beban. Fondasi tikar ini sering digunakan pada tanah lunak atau longgar dengan kapasitas daya tahan rendah karena fondasi ini dapat menyebarkan di area yang lebih besar.

2. Fondasi dalam

Fondasi yang didirikan permukaan tanah dengan kedalam tertentu dimana daya dukung dasar fondasi dipengaruhi oleh beban struktural dan kondisi permukaan tanah, fondasi dalam biasanya dipasang dalam kedalaman lebih dari 3 meter di bawah elevasi permukaan tanah. Fondasi dalam dapat diguakan untuk mentransfer beban ke lapisan yang lebih dalam untuk mencapai kedalam yang tertentu sampai didapat jenis tanah yang mendukung daya beban struktur bangunan sehingga jenis tanah yang tidak cocok di dekat permukaan tanah dapa dihindari. Fondasi ini digunakan pada bangunan dengan bentangan yang cukup lebar dan bangunan bertingkat. Fondasi dalam juga memiliki berbagai jenis fondasi yaitu:

  • Fondasi tiang pancang
Tiang pancang menggunakan beton jaid yang langsung ditancapkan ke tanah dengan menggunakan mesin pemancang. Fondasi tiang pancang dipergunakan untuk tanah lembek, berawa dengan kondisi daya dukung tanah kecil, kondisi air tanah tinggai dan tanah keras dalam kondisi sangat dalam. Bahan yang dapat digunakan untuk fondasi tiang pancang yaitu bambu, kayu besi, baja dan beton bertulang. 

  • Fondasi dinding diafragma
Fondasi ini biasa disebut dengan fondasi Piers, merupakan fondasi untuk meneruskan beban berat struktural yang dibuat dengan cara melakukan penggalian dalam. Keuntungan menggunakan fondasi ini yaitu jenis ini lebih murah dibandingkan dengan membangun fondasi dengan jenis fondasi menerus, hanya saja jika lempengan fondasi mengalami kekurangan ukuran makan kekuatan jenis fondasi ini menjadi tidak normal. 

  • Fondasi caissons
Fondasi ini dikenal dengan sebutan bor pile. Fondasi ini adalah fondasi bentuk dalam yang dibangun di dalam permukaan tanah. Fungsional fondasi ini hampir sama dengan fondasi pile yang ditujukan untuk menahan beban struktur melawan gaya angkat dan juga membantu struktur dalam melawan kekuatan gaya leteral dan gaya guling.

Itulah beberapa ragam jenis fondasi yang dapat Anda gunakan untuk bangunan rumah Anda. Bangun rumah itu tidak semudah yang kita bayangkan. Perlu penanganan sang ahli untuk membangun rumah Anda dan memilih bahan material terbaik untuk fondasi rumah Anda agar tetap kokoh dan tahan lama.

Popular Posts